Sabtu, 15 Januari 2011

Nikmatnya Bersyukur


Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". Surat 14. IBRAHIM - Ayat 7

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa ta’ala yang tiada bosan-bosan melimpahkan kasih sayang kepada seluruh ummatNya tiada terkecuali apakah mereka mukmin ataupun kafir. Tiada terkecuali apakah mereka
malas atau ogah-ogahan
menjalankan perintahNya semua diberikan “rahman dan rahim”Nya.

Terkadang kita tidak merasa bahwa sedang merasakan kenikmatan. Nikmat sehat akan dirasakan pada saat kita sakit, nikmat lapang akan terasa pada saat sedang sempit, nikmat muda akan terasa pada saat kita tua.

Kemudahan maupun kesulitan dalam hidup adalah ujian.
Dalam kondisi lapang akankah kita semakin banyak bersedekah membantu orang-
orang yang membutuhkan, semakin rajin beribadah dan semakin sadar bahwa harta
yang diperoleh sejatinya adalah titipan Allah SWT? Ataukah kita semakin sibuk
menghitung-hitung harta, semakin sibuk menjaganya serta merasa “Tuhanku telah
memuliakanku”?

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya
kesenangan, maka dia
berkata: "Tuhanku telah memuliakanku". QS. AL FAJR; 15

Dalam kondisi sulit akankah kita semakin banyak berdoa, semakin sabar, semakin
banyak beribadah mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menguatkan ikhtiar?
Ataukah kita mati-matian bekerja sampai melupakan kewajiban sebagai makhluk
kepada Khaliknya karena merasa “Tuhanku menghinakanku”?

Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: "Tuhanku
menghinakanku".
QS. AL FAJR ;16

Bagi orang beriman, sekecil apapun yang diperoleh adalah karunia Allah SWT yang
harus disyukuri. Adanya dijadikan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang
Maha Memberi.
Jasmani dan rohani yang sehat semakin meningkatkan semangat beribadah.
Harta yang diperoleh berapapun adanya dijadikan sarana mendekatkan diri
kepadaNya.
Alhamdulillah punya mobil, banyak orang yang cuma punya motor, kemana-mana
kehujanan. Alhamdulillah punya motor, teman kita cuma punya sepeda, ketemu
tanjakan capek mendorongnya. Alhamdulillah punya sepeda, teman kita kemana-
mana jalan kaki.
Alhamdulillah bisa jalan kaki, teman kita sudah nggak bisa kemana-mana karena
harus pakai kursi roda. Pokoknya semua bila disyukuri akan semakin terasa
nikmatnya.

Karunia yang tidak disyukuri akan semakin membebani diri sendiri, sibuk
memikirkan lebih dan lebih dari yang sudah diperolehnya. Sudah bisa jalan ingin
punya sepeda, sudah punya sepeda ingin punya motor, sudah punya motor ingin
punya mobil, sudah punya mobil ingin punya bis, ingin punya kapal, ingin punya
hanggarnya, ingin punya bandaranya, akhirnya stress sendiri dengan keinginannya.
Naudzubillah.

Dengan mensyukuri berarti mengundang kemurahan Allah SWT untuk menambah lagi kenikmatan kepada kita, baik secara kuantitas yakni dimudahkannya setiap urusan maupun secara kualitas yakni keberkaha, insyaallah.

0 comments:

Poskan Komentar

Template by:
Free Blog Templates